Menaklukkan Pikiran yang Terlalu Membumbung

17 APRIL: Pembacaan Alkitab: 2Samuel 1-2 & Roma 12

 

Salah satu perubahan yang harus terjadi dalam manusia ciptaan baru adalah cara berpikir yang diperbaharui. Tidak lagi memenuhi pikiran dengan ambisi pribadi, tidak lagi mengejar mimpi diri sendiri, tidak lagi terobsesi kebanggaan maupun keangkuhan diri sendiri, tapi MENAKLUKKAN semuanya, MENGUASAINYA sedemikian rupa, sesuai dengan yang Tuhan inginkan dalam hidup kita. Karena PIMPINAN hidup kita bukan lagi diri sendiri, maka kita harus mengizinkan Kristus untuk memenuhi pikiran kita.

// Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing. (Roma 12:3) //

Sebagai ciptaan baru kita harus belajar berpikir seperti Kristus berpikir. Sekalipun memang diri kita menjadi hebat karena Allah beserta kita, namun tetap ada kerendahan hati & kesiapan untuk menghamba! Alkitab mencatat bahwa Tuhan Yesus memberikan teladan mengosongkan diri-Nya sendiri & bersikap seperti HAMBA. Sekalipun DIA adalah Raja atas segala raja namun kedatangan-Nya dalam dunia tidak pernah menuntut posisi & perlakuan layaknya seorang raja. Karena Kristus merendahkan diri-Nya maka sudah seharusnya kita juga merendahkan diri kita.

// Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh PIKIRAN & PERASAAN yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah MENGOSONGKAN diri-Nya sendiri & mengambil rupa seorang HAMBA & menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya & taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. (Filipi 2:5-8) //

Tags: ,

Comments are closed.

Comments are closed.