Dilihat yang Tidak Kelihatan

4 APRIL: Pembacaan Alkitab: Rut 1-4 & Roma 2

 

Rupanya orang Yahudi suka menonjolkan hal lahiriah yang dapat dilihat orang lain. Orang sombong akan selalu suka merendahkan orang lain berdasar yang dia punya & tidak dimiliki orang lain. Paulus menegur bahkan mengecam mereka yang suka menyombongkan diri dengan hukum Taurat & peraturan-peraturan yang dimiliki sedangkan mereka tidak pernah menaatinya sehingga nama Tuhan justru dihujat di antara bangsa-bangsa lain (Rm2:21-24). Rasul Paulus mengajarkan bahwa kita harus memperhatikan bukan hanya yang dapat dilihat secara lahiriah melainkan juga hal-hal rohaniah, yang ada di dalam hati, karena Tuhan memperhatikan & melihat yang tidak kelihatan!

// Sebab yang disebut Yahudi bukanlah orang yang lahiriah Yahudi & yang disebut sunat, bukanlah sunat yang dilangsungkan secara lahiriah. Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya & sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah. (Roma 2:28-29) //

Kemegahan jasmani, hebatnya pelayanan, sibuknya aktifitas rohani ternyata bukan menjadi patokan Allah dalam menilai orang beriman. Yang SEJATI bukanlah hal-hal lahiriah yang dapat disombongkan & dibuat-buat. Yang SEJATI adalah yang tidak nampak, yang tersembunyi, yang ada dalam hati, hubungan pribadi kita bersama dengan Tuhan. Hal-hal yang nampak dari luar akan mendapat pujian dari manusia tapi belum tentu dipuji Allah. Namun hal-hal yang sejati di dalam hati belum tentu dipuji manusia tapi PASTI MENDAPAT PUJIAN dari Allah! Mari kita belajar memperhatikan apa yang Tuhan lihat dalam hidup kita.

// Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.” (1Samuel 16:7) //

Tags: ,

Comments are closed.

Comments are closed.