A Man Greatly Beloved

Sunday Service (M885) | Mount Zion Church | 29 September 2019 | A Man Greatly Beloved | Daniel 9:23, Daniel 10:11, 19

 

A Man Greatly Beloved

 

Daniel 9:23 Ketika engkau mulai menyampaikan permohonan keluarlah suatu firman, maka aku datang untuk memberitahukannya kepadamu, sebab engkau sangat dikasihi (greatly beloved). Jadi camkanlah firman itu dan perhatikanlah penglihatan itu!

Daniel 10:11 Katanya kepadaku: “Daniel, engkau orang yang dikasihi (O Daniel, a man greatly beloved), camkanlah firman yang kukatakan kepadamu, dan berdirilah pada kakimu, sebab sekarang aku diutus kepadamu.” Ketika hal ini dikatakannya kepadaku, berdirilah aku dengan gemetar.

Daniel 10:19 dan berkata: “Hai engkau yang dikasihi (greatly beloved), janganlah takut, sejahteralah engkau, jadilah kuat, ya, jadilah kuat!” Sementara ia berbicara dengan aku, aku merasa kuat lagi dan berkata: “Berbicaralah kiranya tuanku, sebab engkau telah memberikan aku kekuatan.”

 

A Man Greatly Beloved

 

Gelar Surgawi ini diberikan kepada Daniel, gelar yang diberikan oleh Tuhan sendiri, yang dalam kemahatahuan-Nya, tahu sampai kedalaman hati Daniel, juga tahu yang akan datang dan Tuhan punya rencana ilahi dalam kehidupannya. Daniel sejak muda sudah sangat memperkenankan Tuhan, itu sebabnya Tuhan memberi hikmat yang luar biasa, bisa menyelesaikan masalah2 berat yang mengancam nyawa banyak orang. Hikmat Allah yang luar biasa membuat Daniel sanggup mengartikan mimpi raja Nebukadnezar, juga mengartikan tulisan di tembok “Mene mene Tekel Ufarsin” pada zaman raja Belsyazar. Kita semua tahu kisah tentang Daniel, seorang yang sangat dikasihi Allah, tetapi mengalami hal2 yang sepertinya tidak dikasihi dalam pandangan manusia. Daniel ikut dalam pembuangan bangsa Yehuda ke Babel, dikebiri, dijadikan sida2, masuk gua singa, disisihkan (diabaikan) bahkan dilupakan dalam pemerintahan raja Belsyazar (dalam pemerintahan Nebukadnezar bapaknya, Daniel sangat ditinggikan). Tetapi dalam semuanya Daniel sangat mempermuliakan Tuhan. Tidak ada pernyataan bahwa Daniel ngomel, bersungutsungut, kecewa, mengasihani diri sendiri, berontak, menyalahkan keadaan, “Gara2 rajaku jahat, gara2 bangsa Yehuda jahat, menyembah berhala, aku ikut terbuang…” dll. Ketika dicari2 salahnya oleh para wakil raja yang lain, pada pemerintahan raja Darius, tidak ditemukan. Tetapi mereka yang jahat tetap mendapat alasan yang dicari-cari untuk menjebloskan Daniel ke gua singa, yaitu kebiasaannya berdoa kepada Allahnya/ Dan6:4-5. Sesuatu yang sangat berharga dimata Allah dijadikan alasan untuk rancangan kecelakaan. Daniel yang mempermuliakan Allah, akhirnya dipermuliakan Allah di negeri musuh dan mendapat visiun tentang akhir zaman, tentang antikris, tentang 70 sabat dan penampilan Tuhan Yesus diakhir zaman seperti yang dilihat juga oleh Yohanes di pulau Patmos. Kesanggupan Daniel dalam menghadapi semuanya sangat mengagumkan, tanpa jatuh dalam dosa, sekalipun hidup di tengah2 bangsa Yehuda yang jahat, sekalipun hidup di negeri musuh dengan segala macam tantangan yang berat, Daniel tetap menjadi orang yang sangat dikasihi Allah, menyenangkan hati Tuhan, imannya tetap teguh ketika ditawari santapan raja Nebukadnezar. Juga tanpa ketakutan ketika masuk dalam gua singa dan nyata perlindungan Tuhan sehingga raja begitu kagum akan Allah yang disembah Daniel /Dan 2:47-49 (Nebukadnezar)/ Dan6:25-28 (Darius).

 

Apa Rahasianya?

 

1. Roh Daniel kuat luar biasa, sebab Roh Allah yang maha kuat ada di dalam diri Daniel/ Dan6:3.

 

Daniel 6:3 Maka Daniel ini melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja itu, karena ia mempunyai roh yang luar biasa; dan raja bermaksud untuk menempatkannya atas seluruh kerajaannya.

 

Roh Kudus ada didalam kita, bekerja di dalam kita. Mari kita jalin kerja sama lebih lagi dengan Roh Kudus, libatkan Roh Kudus lebih dari hari2 yang lalu dalam setiap aktivitas kita, baik dalam hidup sehari-hari, khususnya dalam pelayanan. Jangan abaikan keberadaan-Nya didalam kita, dengan mengandalkan kekuatan sendiri, kepintaran sendiri, kesanggupan sendiri, pikiran sendiri yang sangat terbatas. Tuhan katakan bukan oleh kuat gagah, hanya oleh Roh Tuhan/ Zak4:6. Roh kita kuat, kalau Roh Kudus bekerja kuat didalam kita. Jangan mengonsumsi hal2 yang menguatkan daging. Kalau daging terus dikenyangkan, menjadi kuat dan roh jadi lemah, Roh Kudus tidak bisa bekerja. Gal 5:16-17. Sebab itu beri makan roh kita banyak2 dengan roti hidup, yaitu Firman Tuhan. Lekatkan diri kita kepada Kristus, seperti ranting yang lekat dengan pokok anggur yang benar, maka kita akan mendapat makanan dengan limpah, menjadi segar, tumbuh baik, menghasilkan buah, bisa menjadi berkat bagi orang2 sekitar.

 

Yohanes 15:5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

 

Lekat dengan Kristus, berarti Tuhan di dalam kita (Firman Tuhan selalu dalam pikiran, hati, angan2. Setiap persoalan diterangi dengan Firman Tuhan. Roh Kudus mengingatkan ayat2 yang tepat) dan kita di dalam Dia (mau melakukan kehendak-Nya sekalipun dengan penuh pengorbanan).

 

2. Daniel Mempunyai Kehidupan Doa yang Sehat/ Dan6:4-5,10.

 

Daniel 6:10 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.

 

Ketika tidak ada masalah, Daniel sudah terbiasa berdoa 3X sehari, juga pada saat ada malapetaka, Daniel berdoa seperti yang biasa dilakukan. Kita semua pasti ingin mempunyai roh yang kuat luar biasa seperti Daniel, ingin juga menjadi orang2 yang sangat dikasihi Tuhan (the greatly beloved) seperti Daniel. Ikuti teladannya. Kami team gembala menghimbau jemaat Bukit Sion untuk meningkatkan kehidupan doa. Kita tidak menunggu ada malapetaka baru mau berdoa, akan sangat terlambat. Masa2 sulit pasti datang, sebab Tuhan yang mengatakan/ 2Tim3:1. Kalau kita mau meningkatkan kehidupan doa mulai sekarang, pada saat masa2 sulit datang (secara pribadi atau global), roh kita sudah luar biasa kuat dan sanggup menghadapi tantangan besar di akhir zaman.

 

Miliki minyak cadangan seperti 5 gadis yang bijaksana (Ligabis), yang pelitanya tetap menyala ketika mempelai datang (kedatangan Tuhan Yesus). Ligabo (5 gadis bodoh) yang tidak punya cadangan minyak, pelitanya padam, tertinggal dalam pengangkatan, masuk dalam zaman antikris, zaman yang penuh penderitaan yang tidak ada duanya/ Mat25:1-13.

 

Dalam Dan9:1-19 Daniel berdoa syafaat bagi bangsanya yang terpuruk dalam pembuangan di Babel. Tuhan sudah bernubuat lewat nabi2-Nya, Yehuda akan bebas setelah 70 tahun dalam pembuangan. Tetapi Tuhan mau umat Tuhan ikut ambil bagian dalam penggenapan janji pembebasannya. Allah sanggup mengerjakannya sendiri, tetapi Tuhan memberi kesempatan kepada umat Tuhan untuk ikut ambil andil, sebab Allah ingin mempermuliakan manusia yang percaya dan taat kepada-Nya. Cara Allah dengan mencelikkan mata orang suci dan memberi beban kepadanya. Daniel sadar dan sangat terbeban, dia berdoa syafaat. Pasti Daniel tidak hanya berdoa sebentar untuk suatu maksud yang besar. Bahkan Daniel berpuasa untuk itu.

 

Ini yang Dilakukan Daniel dalam Doanya:

 

:1: Mengakui dosa. Pengakuan dosa sangat dihargai Tuhan/ 1Yoh1:9. Pemberesan dosa membuka jalur hubungan dengan Tuhan. Daniel mewakili bangsanya, mengakui dosa2 bangsanya, merendahkan diri di hadapan Tuhan. Tuhan Yesus juga memberi perumpamaan tentang doa orang Parisi dan pemungut cukai/ L18 9-14.

 

:2: Mengagungkan Tuhan. Di dalam doa2 Daniel banyak pengagungan kepada Tuhan. Mengagungkan Tuhan bisa dengan praise & worship, naikkan sebagai dupa yang berbau harum di hadapan Allah. Atau bisa dengan kata2 biasa. Ucapkan keluar dari hati yang tulus.

 

:3: Mohon kemurahan Tuhan bagi bangsanya. Daniel berdoa syafaat bagi bangsanya. Juga kita, perlu berdoa syafaat bagi kepentingan orang lain selain untuk diri sendiri, untuk keluarga, saudara seiman, gereja lokal, gereja di mana kita bernaung, Gereja Foursquare, Gereja Bukit Zaitun Pusat, untuk mereka yang sakit, ujian, mencari pekerjaan, yang dalam masalah. Naikkan doa syafaat. Masih ingat khotbah tentang “Untuk seorang sahabat”? Yang masih menyimpan catatan khotbah, perlu dibaca ulang.

 

Akhir Hidup Daniel

 

Daniel 12:13 Tetapi engkau, pergilah sampai tiba akhir zaman, dan engkau akan beristirahat, dan akan bangkit untuk mendapat bagianmu pada kesudahan zaman.”

 

Saatnya Daniel disuruh pergi, berarti mati. Kematian bagi Daniel & orang2 yang sudah percaya Tuhan Yesus dan setia sampai akhir seperti Daniel, bukan suatu hal yang menakutkan. Engkau akan beristirahat/ rest, sebab sudah tidak ada lagi peperangan, baik perang melawan kedagingan, keduniawian & iblis.

 

Daniel mendapat janji yang luar biasa dari Tuhan, Daniel akan dibangkitkan. Umur Daniel sudah lanjut, hidup dalam pemerintahan 4 raja: Nebukadnezar (mengartikan mimpi 2X), Belsyazar (mengartikan tulisan didinding “Mene mene tekel ufarsin”, visiun ttg binatang antikris), Darius (gua singa) & Koresy (tinggalkan istana, Daniel tidur). Daniel setia sampai akhir hidupnya, bisa menyelesaikan pertandingan imannya sampai finish dengan sangat baik, finishing well. Menjadi the greatly beloved sampai akhir.

 

Kita juga sedang dalam pertandingan iman/1Tim6:12. Garis start perlu, bahkan penting, bertobat sungguh2, memulai perjalanan hidup iman bersama Kristus, tetapi finish menent. Sebab itu Paulus berpesan: kerjakan selamatmu dengan takut dan gentar/ Pil2 12. Lakukan pertandingan iman kita dengan sungguh2, lakukan dengan tekun sekalipun sulit, sekalipun berat seperti yang dialami Tuhan Yesus di detik2 terakhirnya, berdoa sampai berkeringat darah, “Kalau boleh biar cawan ini lalu..” Tetapi Bapa tidak mengabulkan permintaan-Nya, Tuhan Yesus tetap disalib karena kasih-Nya kepada kita semua. Jadilah kekasih2 Tuhan sampai langkah terakhir. Jadilah a man/ women greatly beloved sampai finish. Miliki roh yang luar biasa kuat seperti Daniel. Miliki kehidupan doa yang sehat, ikuti regu doa. Penuhi kebutuhan pokok rohani.


Comments are closed.

Comments are closed.